Tidak seperti banyak orang yang berangkat kerja ketika matahari belum keluar. Aku lumayan beruntung bisa berangkat kerja lebih siang dari mereka. Ketika aku masih sempat mencuci baju dan piring, menyapu lantai, membuat sarapan, dan menonton televisi. Rasa-rasanya sudah cukup waktu sekolah saja merasakan berangkat subuh hari. Setiap pagi akan terasa jauh lebih cepat dibanding waktu yang lain. Itulah mungkin perlu keahlian multitasking di sini. Atau memang perempuan pandai melakukannya. Perjalanan ke kantor menghabiskan waktu satu jam lamanya. Terbayang apa yang setiap hari kulalui dan tetap sama. Jalan yang panjang dan berliku, kadang aspal kadang berbatu. Aku sudah hafal betul dimana jalan yang berlubang dan dimana jalan yang ada polisi tidurnya. Semua kunikmati sembari terkadang memikirkan hal-hal yang berada di angan-angan. Motor matic yang kukendarai cukup bersahabat sejauh ini. Meski jarak tempuh yang panjang, tak pernah lelah rasanya berjuang bersama. Rute perjalanan y...
Aku hanya hidup untuk hari ini. Bukan untuk kemarin atau masa yang akan datang.